You see, it's easy!

Kiat Belajar Bahasa Asing

You see, it's easy! This is the blog of ELTISI, the language training center of Ma Chung University. It also boasts a wide range of strategies, tips for enhancing language learning, and principles of language learning which will be of very much help for foreign language learners.

Latest

Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin di Universitas Ma Chung

Menjelang tahun ajaran 2011 – 2012, Universitas Ma Chung mempersiapkan diri untuk membuka Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin. Di bawah Fakultas Bahasa dan Seni, Program Studi ini menawarkan 3 bidang keahlian utama: pengajaran bahasa Mandarin, bahasa Mandarin untuk bisnis dan perdagangan, dan bahasa Mandarin untuk Manajemen Hotel dan Turisme.

Pada 2 tahun pertama (4 semester), mahasiswa akan mendapatkan mata kuliah intensif yang mengajarkan dasar-dasar bahasa Mandarin dan keempat kecakapan berbahasa. Pada 2 tahun kedua (4 semester), mereka akan dikirim ke Guangzhou ke Chinese Language College of Jinan Normal University di China untuk mendapatkan pelatihan intensif di bidang pilihannya masing-masing, yang meliputi magang di perusahaan-perusahaan dan hotel-hotel serta travel agents.

Semua staf pengajar Prodi ini adalah para dosen penutur asli dari Jinan Normal University dan para dosen yang diperbantukan khusus oleh Kementerian Pendidikan China.

Tes HSK untuk Bahasa Mandarin sudah ada di Universitas Ma Chung

Tes HSK untuk Chinese Language Proficiency sudah bisa diadakan di Universitas Ma Chung, Malang. Tes diadakan tanggal 24 July 2011, dan 4 Desember 2011. Pendaftaran dibuka sampai 21 Juni 2011. Tes terbuka untuk umum dan mahasiswa Ma Chung. Berikut adalah informasi terperinci:

Tes HSK:
Tes tulis : Level 1 – 6
Tes lisan : Level 1 – 3 (dasar, menengah, lanjut)
Biaya berkisar antara Rp. 225.000 – 500.000 tergantung levelnya.
Waktu tes: tes tertulis antara jam 8.00 – 13.00, tes lisan antara jam 16.00 – 18.30

Prosedur pendataran:
1. Mengisi form pendaftaran (bisa diunduh dari bagian akhir posting ini)
2. Membayar biaya tes
3. Melampirkan fotokopi KTP atau paspor (bukan SIM)
4. Melampirkan 1 lembar pasfoto 3 cm x 4 cm

Yang wajib dibawa ketika tes:
Untuk tes tertulis, membawa pensil 2B dan pena.
Untuk tes lisan, membawa dua buah kaset kosong untuk merekam suara.

Catatan:
Tes lisan HSK berkaitan dengan tes tertulisnya. Untuk tes HSK tertulis level 3, umumnya disarankan untuk mengambil tes lisan level 1 (tingkat dasar) atau 2 (tingkat menengah). Untuk tes HSK tertulis level 4 – 6, disarankan mengambil tes lisan level 2 atau 3 ( tingkat lanjut).

Tempat tes:
Universitas Ma Chung
Villa Puncak Tidar Blok N-01
MALANG 65151
Telpon: 0341 – 550171
Fax: 0341 – 550175
Extension ELTISI: 3041

Kirim pertanyaan dan permintaan form pendaftaran ke alamat e-mail berikut:

patrisius.istiarto@machung.ac.id

atau ponsel: 08970457678 (contact person: Kathleen)

Salam,
ELTISI
Universitas Ma Chung

Tentang Speed Reading

Kemampuan membaca cepat menjadi makin penting di era banjir informasi ini, apalagi ketika sedang mempersiapkan diri menghadapi TOEIC, TOEFL atau IELTS. Dalam waktu tidak terlalu lama, seorang teruji (testee) harus mampu membaca dengan cepat dan mempertahankan gagasan-gagasan penting dalam benaknya, sehingga dapat dengan mudah menjawab pertanyaan-pertanyaannya.

Pada tataran ideal, kemampuan membaca cepat adalah 200 -250 wpm (words per minute / kata per menit). Namun tidak boleh dilupakan pentingnya pemahaman. Percuma saja seseorang melahap sekian ratus kata dalam hitungan menit namun ketika diuji ternyata pemahamannya tentang isi teks itu nyaris mendekati nol. Jadi yang ideal adalah menyeimbangkan antara kecepatan membaca dengan mengingat. Untuk membaca cepat, seorang pemelajar harus berlatih membaca dalam penggalan kata/frasa, dan bukan kata per kata. Untuk memastikan bahwa yang dibaca sudah dipahami dan diingat, seorang pembaca harus sesekali menurunkan kecepatan bacanya, bahkan jika perlu mengulang beberapa frasa inti, sehingga informasi padat tersebut menancap erat dalam benaknya.

Berikut disajikan link-link untuk latihan membaca cepat:

1. Prinsip speed reading

2. Latihan gerak dan kecekatan mata

3. Latihan speed reading dan self-measuring page

Yang disebut terakhir ini sangat praktis. Anda bisa mengukur sendiri kecepatan membaca dan keakuratan memahami suatu teks. Penulis mencoba sendiri dan menemukan bahwa speed readingnya adalah 349 wpm, namun tingkat pemahamannya hanya 45%. Maka itu berarti penulis perlu mengurangi sedikit laju bacanya namun lebih memaksimalkan daya ingatnya.

Selamat membaca cepat!

Sekitar TOEIC

TOEIC (Test of English as International Communication) adalah tes kecakapan bahasa Inggris yang mengukur kemampuan berbahasa Inggris untuk dunia kerja, dunia bisnis, dan komunikasi sehari-hari dengan orang asing. Universitas Ma Chung menggunakan tes ini untuk menjamin bahwa para lulusannya mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris, dan dengan demikian menjadi sumber daya manusia yang cakap dan siap bekerja di segala bidang yang makin mendunia.

Tes TOEIC terdiri dari dua jenis: Listening dan Reading, dan Speaking dan Writing. Untuk yang Listening dan Reading, ada 200 soal, masing-masing 100 untuk setiap bagian. Lama tes dua jam. Versi terbaru dari TOEIC memuat teks yang lebih panjang, dan aksen penutur yang bervariasi (bukan hanya Amerika, namun juga Inggris Raya, Selandia Baru, dan Australia); bagian error correction (menemukan bagian yang salah) sudah tidak ada, digantikan dengan melengkapi kalimat.

Setiap peserta tes TOEIC akan mendapat sertifikat, tidak memandang skornya. Yang membedakan adalah warna sertifikatnya: yang menengah ke bawah berwarna hijau, yang tertinggi (700 – 900) berwarna emas.

Kecakapan paling menentukan untuk sukses dalam TOEIC adalah penguasaan vocabulary, pengucapan (pronunciation), dan kemampuan membaca cepat. Ini hanya bisa diperoleh lewat latihan intensif dan kebiasaan menggunakan atau mendengarkan bahasa Inggris sehari-hari. Maka sangat disarankan mahasiswa mengambil mata kuliah berbahasa Inggris, karena semakin lama dia terpapar pada lingkungan berbahasa Inggris, semakin peka telinganya dan kemampuannya untuk mencerna ujaran lisan, suatu skill yang sangat berguna ketika menghadapi bagian Listening.

Selain itu, mengikuti perkuliahan bahasa Inggris juga “memaksa” kita untuk membaca teks berbahasa Inggris, yang pada gilirannya menambah vocabulary dan membuat kita menjadi lebih mudah menghadapi tes Reading dalam TOEIC.

Jangan heran kalau dalam kelas persiapan, dosen meminta Anda untuk berbicara, walaupun Anda tahu bahwa tes yang akan dihadapi adalah reading dan listening. Ini karena kemampuan berbicara secara tidak langsung mengasah kemampuan Anda untuk mendengarkan dan mencermati pengucapan, sehingga sangat cocok untuk persiapan ke arah tes Listening.

Kelas Mandarin Percakapan

Tanggal 16 Juni 2010 kemarin kelas Mandarin Percakapan dimulai. Sebanyak 12 peserta, semua dari luar Universitas Ma Chung dan sebagian besar sudah melebihi paruh baya, dengan tekun mengerjakan PLacement Test, kemudian mengikuti pelajaran perkenalan dari kedua lao shi: Gao Ting Ting dan Fu Wenjing.

Kelas-kelas Mandarin di ELTISI Universitas Ma Chung menawarkan satu kelebihan yang masih langka di Indonesia: kelas ini diajar oleh penutur-penutur asli dari China. Fu Wenjing dan Gao Ting Ting adalah dua dari guru-guru muda usia yang didatangkan langsung dari South China Normal University.

Dengan biaya hanya Rp 400.000 untuk 16 kali pertemuan, didukung oleh staf pengajar Chinese native speaker dan fasilitas multimedia, kelas-kelas Mandarin di ELTISI siap untuk membawa pesertanya trampil dan cakap dalam berkomunikasi dengan bahasa Mandarin.